Posts

Catatan Perjalanan dan Itinerary ke Nusa Lembongan, Nusa Ceningan, dan Nusa Penida Tahun 2018

Image
Kali ini saya akan mencoba membuat catatan perjalanan ketika saya dan tiga teman kantor saya liburan ke Tiga Nusa Bali, yakni Nusa Lembongan, Nusa Ceningan, dan Nusa Penida. Catatan perjalanan ini saya buat karena banyaknya teman-teman yang menanyakan bagaimana dan berapa budget yang harus disiapkan. Karena males jawab satu-satu, jadinya saya berjanji untuk membuat postingan tentang liburan ini. Puji syukur, baru hari ini saya punya kesempatan dan semangat untuk membuat catatan ini. Baiklah, silakan disimak. Nusa Lembongan, Nusa Ceningan, dan Nusa Penida memang masih masuk Provinsi Bali, Ketiga nama ini merupakan nama pulau kecil yang berada di sebelah tenggara pulau Bali. Letak ketiga pulau ini lebih jelasnya dapat dilihat pada peta berikut. Kami berempat berangkat dari Surabaya sekitar pukul 19.00 WIB di hari Kamis, tanggal 16 Agustus 2018. Perjalanan kali ini kami memilih jalur darat menggunakan kendaraan mobil milik salah satu teman. Dari Surabaya ke Banyuwangi perjalanan terbilang …

Meraba Novel Semu, Debut Zurah Budiarti sebagai Seorang Novelis [Spoiler Alert!!!]

Image
Zurah Budiarti lewat novel perdananya yang berjudul Semu membuktikan bahwa mimpinya menjadi penulis bukanlah angan semu. April 2018, novel ini resmi menjadi milik publik dengan menggandeng penerbit independen Stiletto Indie Book. Keputusan Zur’ah memilih penerbit indie sebagai jalan debutnya bukanlah buah dari keputusasaan karena naskahnya sering ditolak oleh penerbit mayor. Seperti yang telah ia sampaikan saat acara peluncuran buku ini, ia memilih penerbit indie semata-mata karena tidak ingin karya perdananya mendapat intervensi dari pihak manapun. Ia menginginkan karya ini berdiri sendiri, lahir murni dari rahim kreativitas pribadi seorang Zurah Budiarti.

Kompilasi Karya untuk Memenuhi Mata Kuliah Kritik dan Esai Sastra serta Kreativitas Sastra

Postingan ini dibuat untuk memudahkan melacak karya-karya saya yang harus dinilai dosen demi kelancaran proses studi saya.

Berikut daftar postingan sesuai tugas-tugas yang diberikan, dan dapat dikunjungi dengan mengeklik direct link-nya:


Puisi Pertama: Mimpi yang BersebranganPuisi Kedua: Mata Ibu Tak Pernah Sesumringah Pagi IniCerpen: Lelucon Janur KuningKritik Puisi Di Bandara Internasional Abu Dhabi: Tentang Korupsi dan Tanah Suci - Kritik Puisi Di Bandara Internasional Abu Dhabi Karya M. Shoim AnwarKritik Cerpen Sorot Mata Syaila: Kritik Cerpen Sorot Mata Syaila Karya M. Shoim AnwarKritik Cerpen Tahi Lalat: Merenung Lewat Cerpen Tahi Lalat Karya M. Shoim AnwarKritik Lirik Lagu dengan Tema Perempuan: Perjuangan Wanita dari Zaman Ismail Marzuki Hingga Zaman Beyonce Terima kasih :)

Lelucon Janur Kuning

Mimpiku sudah mati di tangan manusia. Tepat sebelas hari yang lalu, saat langit begitu cerah dan banyak minuman serta senyum merekah. Namun, hanya aku satu-satunya yang tak turut serta. Embusan asap membumbung di teras rumahku. Sangat banyak dan beraroma pop corn caramel. Sejak tadi aku hanya menggerakkan jemariku di atas keyboard. Mencoba meluapkan perasaan melalui tulisan sambil sesekali menghisap vapor. Aku pilih rasa pop corn caramel untuk menemaniku. Mengapa harus pop corn caramel? Sederhana saja, pop corn adalah cemilan untuk menonton film. Di hadapanku, sebuah penjor pernikahan yang telah berwarna coklat masih berdiri tegak. Untuk menonton sisa dari lelucon ini, aku butuh sesuatu yang beraroma pop corn. Bagiku melihat lelucon ini sama seperti menonton film. Mataku terus memandangi penjor janur kuning yang sudah mengering. Terpasang tepat di pagar rumahmu. Rumahmu dan rumahku memang seperti lagu dangdut—lima langkah dari rumah. Rumah kita saling berhadapan. Nasib malangku pasti …